Optimalkan pencatatan keuangan klinik Anda dengan sistem akuntansi terstruktur dan program akuntansi custom yang mempermudah penyusunan laporan keuangan secara akurat, cepat, dan sesuai regulasi.
Karakteristik Finansial Klinik Kesehatan
Klinik kesehatan memiliki dinamika keuangan yang unik karena perpaduan layanan medis dan ritel farmasi. Arus pendapatan berasal dari berbagai sumber seperti pembayaran tunai pasien umum, klaim BPJS Kesehatan, serta reimbursement asuransi swasta. Kompleksitas ini menuntut pencatatan akuntansi yang presisi dan terintegrasi.
Program akuntansi custom dirancang untuk mengakomodasi karakteristik hybrid tersebut. Dengan fitur multi-revenue stream, sistem mampu memisahkan pencatatan per kategori pendapatan secara otomatis, memudahkan rekonsiliasi bank, dan memastikan setiap transaksi tercatat sesuai standar akuntansi klinik yang berlaku.
-
Regulasi Tarif Medis dan Pola Pendapatan Hibrida
Tarif layanan medis klinik diatur oleh regulasi pemerintah daerah dan ketentuan BPJS. Pola pendapatan hibrida muncul karena klinik melayani pasien umum sekaligus peserta jaminan kesehatan. Variasi tarif ini memerlukan pemetaan akun pendapatan yang detail dalam bagan akun klinik.
Dengan software akuntansi klinik yang dapat dikustomisasi, pengelola dapat mengatur skema tarif berbeda di setiap modul pendapatan. Sistem otomatis mengelompokkan pendapatan sesuai kategori, sehingga laporan keuangan klinik tetap rapi dan siap diaudit.
-
Struktur Cost of Care Sektor Kesehatan Rawat Jalan
Cost of care pada klinik rawat jalan mencakup jasa medis dokter, biaya perawat, bahan habis pakai, dan overhead fasilitas. Struktur biaya ini harus dialokasikan secara proporsional terhadap setiap tindakan agar margin layanan dapat dihitung dengan tepat.
Program akuntansi custom memungkinkan pencatatan biaya langsung pada setiap episode perawatan. Fitur cost allocation otomatis membantu manajemen melacak profitabilitas per lini layanan, dari konsultasi umum hingga tindakan minor, sehingga pengendalian biaya lebih terukur.
Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi klinik kesehatan berfungsi sebagai alat kendali margin medis. Dengan membandingkan total pendapatan operasional terhadap beban pokok pelayanan, manajemen dapat mengidentifikasi lini layanan mana yang menyumbang profit terbesar dan mana yang memerlukan efisiensi lebih lanjut.
Program akuntansi custom menghadirkan dashboard laba rugi real-time yang terhubung langsung dengan modul billing dan kasir. Setiap transaksi langsung mempengaruhi pos pendapatan dan beban, sehingga analisis margin dapat dilakukan harian tanpa menunggu tutup buku bulanan.
Diversifikasi Arus Pendapatan Operasional
Klinik modern tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan. Diversifikasi terjadi melalui layanan konsultasi, tindakan medis, penjualan obat farmasi, hingga program kesehatan preventif. Setiap aliran pendapatan memerlukan kode akun terpisah dalam sistem akuntansi.
Dengan bagan akun yang fleksibel pada program custom, klinik dapat menambahkan kategori pendapatan baru tanpa mengubah struktur database utama. Hal ini menjaga integritas laporan keuangan sekaligus mengakomodasi ekspansi layanan di masa depan.
-
Pendapatan Pasien Umum
Pendapatan dari pasien umum bersifat langsung dan likuid. Transaksi tunai maupun QRIS harus tercatat harian dengan bukti yang sah. Software akuntansi custom menyediakan modul kasir terintegrasi yang mencatat setiap pembayaran ke jurnal penerimaan kas secara otomatis, mengurangi risiko selisih kas dan mempercepat rekonsiliasi harian.
-
Skema Kapitasi vs Klaim Non-Kapitasi BPJS/Asuransi
Skema kapitasi memberikan pendapatan tetap per peserta per bulan, sedangkan klaim non-kapitasi dibayarkan berdasarkan layanan yang diberikan. Perbedaan pengakuan pendapatan ini signifikan. Sistem akuntansi custom dapat memisahkan kedua skema dalam laporan laba rugi dan mencatat piutang klaim non-kapitasi secara individual.
Program ini juga menyediakan modul pelacakan status klaim yang membantu klinik memonitor pencairan dana dari BPJS maupun asuransi swasta. Dengan demikian, potensi klaim tertunda dapat terdeteksi sejak dini dan tidak mengganggu arus kas operasional klinik.
Struktur Beban Pokok Pelayanan
Beban pokok pelayanan mencakup seluruh biaya langsung yang melekat pada tindakan medis. Software akuntansi klinik yang custom dapat memetakan setiap komponen biaya ke kode tindakan spesifik, sehingga perhitungan harga pokok per layanan menjadi lebih akurat dan transparan untuk evaluasi tarif.
Dengan fitur ini, klinik mampu menentukan tarif yang kompetitif namun tetap menjaga margin sehat. Analisis cost of care per kategori tindakan juga menjadi dasar negosiasi dengan pihak asuransi untuk tarif reimbursement yang lebih realistis.
-
Alokasi Jasa Medis Dokter dan Perawat
Sistem fee split antara klinik dan tenaga medis harus dihitung transparan. Software akuntansi custom menyediakan kalkulasi otomatis bagi hasil berdasarkan persentase yang disepakati. Setiap tindakan tercatat, sistem langsung menghitung bagian dokter atau perawat, dan memposting ke akun beban jasa medis secara akurat.
-
Penyusutan Bahan Habis Pakai (BHP) Terikat Tindakan
BHP seperti kapas alkohol, sarung tangan, dan alat suntik langsung terkait volume tindakan. Program akuntansi custom mencatat pemakaian BHP per tindakan melalui modul inventaris yang terhubung ke billing. Dengan metode average cost atau FEFO, nilai BHP otomatis terbebankan sebagai cost of care saat tindakan selesai.
Kebocoran Pendapatan Medis
Salah satu masalah krusial klinik adalah klaim yang disengketakan atau ditolak oleh penjamin. Kebocoran ini dapat mencapai 5-15% dari total klaim jika tidak termonitor. Software akuntansi custom dilengkapi modul manajemen klaim yang mencatat setiap status klaim beserta alasannya.
Dengan dashboard aging klaim dan notifikasi otomatis, manajemen dapat segera menindaklanjuti klaim bermasalah. Data ini juga tercermin dalam penyisihan piutang tak tertagih pada laporan posisi keuangan, menjaga kualitas aset klinik tetap sehat dan realistis.
Laporan Posisi Keuangan
Laporan posisi keuangan klinik mencerminkan kekayaan entitas pada suatu titik waktu. Aset medik seperti alat kesehatan dan piutang klaim merupakan komponen signifikan. Program akuntansi custom menghadirkan modul fixed asset management dan piutang yang terintegrasi penuh.
Dengan fitur ini, valuasi aset medik berjalan otomatis termasuk penyusutannya, sementara piutang klaim diklasifikasikan berdasarkan umur. Laporan posisi keuangan yang dihasilkan memberikan gambaran akurat tentang likuiditas dan solvabilitas klinik bagi pemilik maupun investor.
Pengendalian Piutang Jaminan Pihak Ketiga
Piutang dari BPJS dan asuransi sering menjadi tantangan likuiditas klinik karena siklus pencairan yang panjang. Program akuntansi custom memungkinkan pencatatan piutang per penjamin, lengkap dengan nomor SEP atau pre-auth, tanggal pengajuan, dan estimasi cair.
Sistem juga menghasilkan laporan aging piutang yang membantu manajemen menentukan prioritas penagihan. Fitur reminder otomatis memastikan tidak ada klaim yang melewati batas waktu pengajuan, sehingga tingkat kolektibilitas piutang tetap tinggi.
-
Pelacakan Klaim Menggantung
Klaim menggantung adalah klaim yang sudah diajukan namun belum mendapat kepastian pembayaran. Software custom menyediakan dashboard outstanding claims dengan indikator warna berdasarkan durasi tunggu. Hal ini memudahkan staf keuangan klinik untuk melakukan follow-up tepat waktu dan mencegah klaim kadaluarsa.
-
Cadangan Penurunan Nilai Klaim Ditolak
Klaim yang final ditolak harus dicadangkan atau dihapusbukukan. Program akuntansi custom menyediakan mekanisme pencadangan otomatis berbasis persentase historis. Ini menjaga laporan posisi keuangan tetap konservatif dan sesuai dengan prinsip kehati-hatian dalam akuntansi klinik kesehatan.
Akuntansi Persediaan Obat Poliklinik dan Farmasi
Persediaan obat merupakan aset lancar yang signifikan di klinik. Pencatatan yang tepat mempengaruhi beban pokok penjualan farmasi dan ketersediaan obat untuk tindakan. Software akuntansi custom mengintegrasikan modul apotek dengan modul akuntansi sehingga setiap dispensing obat langsung mengurangi stok dan mencatat HPP.
Penilaian Stok Obat dengan Metode FEFO
Metode FEFO (First Expired, First Out) memastikan obat yang masa kedaluwarsanya lebih dekat dikeluarkan terlebih dahulu. Program akuntansi custom menerapkan FEFO dalam modul inventaris, sehingga perhitungan nilai persediaan dan HPP mencerminkan alur fisik obat secara akurat dan meminimalkan kerugian akibat obat kedaluwarsa.
Sistem juga memberikan peringatan dini terhadap obat mendekati masa kedaluwarsa, membantu apoteker klinik merencanakan redistribusi atau diskon sebelum obat menjadi tidak layak pakai. Ini merupakan bagian dari efisiensi biaya operasional farmasi.
Intensitas Kapital Aset Tetap Medis
Klinik memerlukan investasi besar pada alat kesehatan seperti USG, EKG, dan dental unit. Intensitas kapital ini mempengaruhi struktur biaya tetap dan titik impas klinik. Software akuntansi custom mencatat setiap aset tetap berikut jadwal depresiasinya secara individual.
Depresiasi Alat Kesehatan & Lisensi Klinik
Alat kesehatan memiliki umur ekonomis tertentu yang harus didepresiasi secara sistematis. Selain itu, lisensi klinik sebagai aset tak berwujud juga diamortisasi. Program custom menyediakan kalkulasi depresiasi dan amortisasi otomatis, langsung memposting jurnal penyesuaian setiap periode, sehingga laporan keuangan klinik selalu mencerminkan nilai wajar aset.
Laporan Arus Kas
Klinik kesehatan sering menghadapi jeda likuiditas antara pembayaran operasional rutin dan pencairan klaim. Laporan arus kas yang akurat menjadi vital untuk menjaga kelangsungan operasional. Program akuntansi custom menghasilkan laporan arus kas langsung dan tidak langsung secara otomatis.
Dengan proyeksi arus kas berbasis data historis dan klaim yang sedang berjalan, manajemen klinik dapat mengantisipasi defisit kas dan merencanakan pendanaan jangka pendek. Fitur ini memberikan ketenangan bagi pemilik klinik dalam mengelola operasional harian tanpa gangguan.
-
Siklus Pencairan Reimbursement Jaminan Kesehatan
Reimbursement BPJS dan asuransi memiliki siklus yang bervariasi antara 14 hingga 60 hari kerja. Perbedaan ini menciptakan gap arus kas. Software akuntansi custom membantu memetakan ekspektasi pencairan berdasarkan historis masing-masing penjamin, memungkinkan manajemen menyusun cash flow planning yang lebih presisi.
-
Pengeluaran Modal (CapEx) untuk Digitalisasi RME & SIMKlinik
Investasi pada Rekam Medis Elektronik dan Sistem Informasi Manajemen Klinik merupakan belanja modal strategis. Program akuntansi custom mencatat CapEx ini sebagai aset tetap yang disusutkan, sekaligus menghitung ROI dari efisiensi operasional yang dihasilkan pasca implementasi sistem digital tersebut.
Metrik Analisis Finansial Klinik Modern
Klinik modern memerlukan metrik finansial untuk mengukur kinerja dan keberlanjutan usaha. Program akuntansi custom menyajikan dashboard analitis dengan berbagai rasio dan indikator kunci yang relevan dengan industri kesehatan rawat jalan, membantu pengambilan keputusan strategis berbasis data.
📌 Insight: Klinik yang rutin memantau metrik finansial memiliki profitabilitas 30% lebih baik dibandingkan yang hanya mengandalkan laporan keuangan standar. Program akuntansi custom menghadirkan metrik ini dalam satu dashboard terpadu.
Pendapatan Rata-Rata per Kunjungan
ARPV adalah indikator efisiensi dan efektivitas layanan klinik. Metrik ini mengukur berapa rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap kunjungan pasien. Program akuntansi custom menghitung ARPV secara otomatis dengan membagi total pendapatan terhadap jumlah kunjungan dalam periode tertentu, dan menyajikannya dalam grafik tren bulanan.
Berikut perbandingan ARPV berdasarkan kategori pasien:
| Kategori ARPV | Sumber Pendapatan | Rata-Rata (Rp) | Metode Pembayaran |
|---|---|---|---|
| ARPV Pasien Umum | Konsultasi, tindakan, obat | 185.000 – 350.000 | Tunai, QRIS, Transfer |
| ARPV Pasien BPJS | Kapitasi, klaim non-kapitasi | 45.000 – 120.000 | Reimbursement BPJS |
| ARPV Pasien Asuransi | Klaim asuransi swasta | 220.000 – 500.000 | Reimbursement Asuransi |
-
ARPV Pasien Umum
ARPV pasien umum cenderung lebih tinggi karena mencakup pembayaran langsung untuk seluruh layanan. Software custom memungkinkan analisis ARPV per dokter atau per poli, sehingga klinik dapat mengidentifikasi tenaga medis dengan produktivitas tertinggi dan memberikan insentif yang sesuai.
-
ARPV Pasien BPJS
ARPV pasien BPJS biasanya lebih rendah, namun volumenya besar. Sistem menghitung efisiensi layanan BPJS dengan membandingkan pendapatan klaim terhadap biaya langsung per kunjungan. Data ini krusial untuk mengevaluasi apakah segmen BPJS masih menguntungkan atau perlu optimalisasi biaya lebih lanjut.
-
ARPV Pasien Asuransi
Segmen asuransi swasta umumnya memberikan ARPV tertinggi. Program akuntansi custom membantu mengelompokkan ARPV per perusahaan asuransi, mengidentifikasi mitra penjamin yang paling menguntungkan. Informasi ini menjadi dasar negosiasi tarif dan prioritas kerja sama klinik ke depan.
Rasio Utilitas Ruang Tindakan dan Alat Medis
Rasio utilitas mengukur seberapa optimal ruang tindakan dan alat medis digunakan. Kapasitas menganggur berarti potensi pendapatan yang hilang. Software akuntansi custom yang terintegrasi dengan sistem booking klinik dapat menghitung tingkat utilisasi per jam operasional.
Analisis ini membantu manajemen menjadwalkan ulang jam operasional atau menambah sesi layanan pada jam sibuk. Dengan peningkatan utilisasi 10% saja, pendapatan klinik dapat bertumbuh signifikan tanpa penambahan investasi aset tetap baru yang besar.
- Utilisasi Ruang Tindakan: Diukur dari jam terpakai vs jam tersedia per hari
- Utilisasi Alat Medis: Frekuensi pemakaian alat vs kapasitas ideal per hari
- Rasio Downtime: Persentase waktu alat tidak digunakan karena perawatan atau kerusakan
Program Akuntansi Custom untuk Klinik Kesehatan
Dapatkan solusi software akuntansi yang dirancang khusus
sesuai alur bisnis klinik Anda. Modul lengkap: laporan keuangan,
piutang klaim, persediaan FEFO, ARPV dashboard, hingga
rekonsiliasi otomatis.
Panduan praktis akuntansi laporan keuangan klinik kesehatan. Setiap klinik memiliki kebutuhan unik; konsultasikan dengan ahli akuntansi dan pengembang software custom untuk solusi terbaik sesuai skala dan kompleksitas operasional klinik Anda.
Cara Membuat Laporan Keuangan Klinik Kesehatan dengan Sistem Terotomasi
Mengelola keuangan klinik kesehatan menuntut integrasi yang presisi antara layanan medis dan manajemen farmasi. Anda menghadapi dua tantangan sekaligus: profitabilitas dari jasa dokter dan efisiensi stok obat, ditambah dengan kompleksitas klaim asuransi atau BPJS. Melalui sistem otomasi Flowdi Consulting baik via Spreadsheet maupun aplikasi web kami menyatukan data operasional tersebut menjadi satu laporan keuangan yang holistik, memastikan detak jantung operasional klinik tetap sehat dan akuntabel.
Persiapan Data & Katalog Layanan
Kunci utama akurasi keuangan klinik adalah keselarasan antara tarif tindakan medis dan harga obat. Sebelum memulai, pastikan data dasar berikut telah terintegrasi dengan baik agar sistem dapat menghitung margin keuntungan per kunjungan pasien dengan tepat.
- Katalog Layanan & Tarif: Daftar lengkap jasa medis (konsultasi, tindakan, pemeriksaan laboratorium) beserta biaya variabel (bahan habis pakai). Data ini membantu sistem menghitung pendapatan jasa secara bersih.
- Daftar Stok Farmasi: Inventaris obat dan alat kesehatan. Mengingat sifat barang medis yang memiliki masa kedaluwarsa, pastikan data stok mencakup harga perolehan agar HPP obat dapat terhitung secara otomatis saat diresepkan.
- Data Perjanjian Asuransi/BPJS: Jika klinik bekerja sama dengan pihak ketiga, siapkan data termin pembayaran dan tarif klaim. Ini krusial agar sistem dapat membedakan antara "pendapatan diakui" dengan "kas diterima".
Input Transaksi & Kunjungan Pasien
Sistem kami dirancang untuk merekam jejak setiap kunjungan pasien sebagai satu kesatuan transaksi. Baik Anda menggunakan Spreadsheet maupun aplikasi web, Anda cukup menginput data pada saat pasien mendapatkan layanan, dan sistem akan mengurus sisanya:
- Input Kunjungan Pasien (Billing): Saat pasien selesai dilayani, catat tindakan medis yang dilakukan dan obat yang diberikan. Sistem akan secara otomatis memisahkan pendapatan jasa medis dan penjualan farmasi, sekaligus memotong stok obat yang keluar.
- Catat Klaim & Pembayaran: Pilih metode pembayaran (Tunai, Debit, atau Klaim Asuransi/BPJS). Jika klaim pihak ketiga, sistem akan mencatatnya sebagai Piutang, sehingga Anda tahu berapa banyak dana yang masih tertahan di asuransi.
- Otomasi Beban Medis: Input pengeluaran operasional klinik (gaji dokter, biaya listrik, pemeliharaan alat). Sistem akan mengkalkulasi beban ini terhadap total pendapatan untuk menghasilkan laporan laba rugi klinis yang transparan.
Hasilkan Laporan Otomatis
Begitu data kunjungan diinput, laporan keuangan klinik Anda sudah siap tersedia. Anda tidak perlu lagi melakukan rekapitulasi akhir bulan yang memakan waktu, karena sistem memberikan visibilitas penuh atas profitabilitas layanan Anda.
- Dashboard Profitabilitas per Layanan: Saat membuka laporan, Anda dapat melihat layanan mana yang paling menguntungkan (Margin Jasa) dan bagaimana performa penjualan farmasi Anda dalam mendukung biaya operasional klinik.
- Monitor Piutang Klaim: Sistem menyajikan laporan piutang klaim pihak ketiga secara detail. Anda bisa memantau klaim mana yang sudah dibayar dan mana yang masih tertunda, menjaga arus kas klinik tetap terjaga meski pembayaran asuransi seringkali memiliki termin panjang.
- Analisis Efisiensi Biaya: Dengan rincian beban yang tersaji otomatis, Anda dapat mengevaluasi efisiensi biaya bahan habis pakai medis dan biaya operasional, memastikan klinik tetap memberikan layanan terbaik dengan manajemen biaya yang optimal.
Catatan Penting: Mengelola Piutang Klaim
Salah satu jebakan utama klinik adalah menganggap semua pendapatan
sudah berbentuk kas. Padahal, piutang klaim asuransi atau BPJS
seringkali memerlukan waktu proses (verifikasi). Pastikan untuk
selalu memantau Aging Piutang melalui sistem. Jika ada
klaim yang tertunda terlalu lama, segera lakukan tindak lanjut
administrasi agar arus kas klinik Anda tidak terganggu oleh klaim
yang menggantung.
Contoh Format Laporan Keuangan Klinik Kesehatan
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ASET | |
| Aset Lancar | |
| Kas dan Setara Kas | 175.000.000 |
| Piutang Klaim (BPJS/Asuransi) | 250.000.000 |
| Persediaan BMHP (Bahan Medis Habis Pakai) | 120.000.000 |
| Total Aset Lancar | 545.000.000 |
| Aset Tidak Lancar | |
| Peralatan Medis (USG, EKG, Lab) | 750.000.000 |
| Akumulasi Penyusutan Alat Medis | (150.000.000) |
| Total Aset Tidak Lancar | 600.000.000 |
| TOTAL ASET | 1.145.000.000 |
| LIABILITAS | |
| Liabilitas Jangka Pendek | |
| Utang Supplier (PBF/Alkes) | 140.000.000 |
| Utang Jasa Medis (Dokter/Spesialis) | 85.000.000 |
| Total Liabilitas Jangka Pendek | 225.000.000 |
| Liabilitas Jangka Panjang | |
| Utang Bank (Kredit Alkes) | 300.000.000 |
| Total Liabilitas Jangka Panjang | 300.000.000 |
| TOTAL LIABILITAS | 525.000.000 |
| EKUITAS | |
| Modal Pemilik | 500.000.000 |
| Saldo Laba | 120.000.000 |
| Total Ekuitas | 620.000.000 |
| TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS | 1.145.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| PENDAPATAN USAHA | |
| Jasa Konsultasi Dokter | 350.000.000 |
| Tindakan Medis & Laboratorium | 250.000.000 |
| Penjualan Obat & Alkes | 200.000.000 |
| Total Pendapatan | 800.000.000 |
| HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) & BIAYA VARIABEL | |
| HPP Obat & Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) | (120.000.000) |
| Jasa Medis Dokter (Bagi Hasil) | (250.000.000) |
| Total HPP & Biaya Variabel | (370.000.000) |
| LABA KOTOR (GROSS PROFIT) | 430.000.000 |
| BEBAN OPERASIONAL (OVERHEAD) | |
| Gaji & SDM Tetap | |
| Gaji Perawat, Admin, & Staf Umum | 150.000.000 |
| Biaya Operasional Umum | |
| Sewa Gedung & Utilitas (Listrik/Air/AC) | 60.000.000 |
| Pemeliharaan & Kalibrasi Alat Medis | 20.000.000 |
| Depresiasi Peralatan & Bangunan | 25.000.000 |
| Total Beban Operasional | (255.000.000) |
| LABA SEBELUM PAJAK (EBT) | 175.000.000 |
| Beban Pajak Penghasilan | (35.000.000) |
| LABA BERSIH PERIODE BERJALAN | 140.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI | |
| Laba Bersih Setelah Pajak | 140.000.000 |
| Penyesuaian untuk Rekonsiliasi: | |
| Depresiasi Peralatan Medis & Bangunan | 25.000.000 |
| Kenaikan Piutang Klaim (BPJS/Asuransi) | (60.000.000) |
| Kenaikan Persediaan BMHP | (15.000.000) |
| Kenaikan Utang Usaha (PBF/Supplier) | 20.000.000 |
| Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi | 110.000.000 |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
| Pembelian Alat Medis Baru | (30.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi | (30.000.000) |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN | |
| Pembayaran Pokok Pinjaman | (20.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan | (20.000.000) |
| KENAIKAN NETO KAS | |
| Kenaikan Bersih Kas | 60.000.000 |
| Kas Awal Periode | 80.000.000 |
| KAS AKHIR PERIODE (31 Des 2025) | 140.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI | |
| Penerimaan Kas dari Pasien & Klaim Asuransi | 740.000.000 |
| Pembayaran Kas kepada Supplier (Obat & BMHP) | (115.000.000) |
| Pembayaran Kas untuk Jasa Medis Dokter & Gaji Staf | (350.000.000) |
| Pembayaran Kas untuk Operasional (Sewa, Listrik, Maint.) | (140.000.000) |
| Pembayaran Kas untuk Pajak | (25.000.000) |
| Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi | 110.000.000 |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
| Pembelian Alat Medis Baru | (30.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi | (30.000.000) |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN | |
| Pembayaran Pokok Pinjaman | (20.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan | (20.000.000) |
| KENAIKAN NETO KAS | |
| Kenaikan Bersih Kas | 60.000.000 |
| Kas Awal Periode | 80.000.000 |
| KAS AKHIR PERIODE (31 Des 2025) | 140.000.000 |