Mengelola keuangan toko bangunan menuntut ketelitian tinggi karena karakteristik transaksi yang unik. Program aplikasi akuntansi custom hadir sebagai solusi tepat guna mengotomatisasi pencatatan multi-satuan, memantau margin riil per kategori material, dan menghasilkan laporan keuangan akurat tanpa ribet. Dengan sistem yang dirancang khusus, setiap aktivitas finansial tercatat rapi dan siap audit kapan saja.
Karakteristik Finansial Toko Bangunan
Bisnis material konstruksi memiliki DNA finansial yang berbeda dari ritel biasa. Volume transaksi tinggi, variasi satuan ukur, serta fluktuasi harga komoditas menciptakan kompleksitas akuntansi tersendiri. Memahami karakteristik ini adalah langkah awal merancang sistem pelaporan keuangan yang benar-benar merepresentasikan kondisi riil usaha.
-
Struktur Modal Kerja Berbasis Volume Barang
Modal kerja toko bangunan sangat bergantung pada volume persediaan fisik yang besar dan beragam. Semen, besi, keramik, hingga pipa PVC menyerap porsi kas signifikan. Program akuntansi custom memungkinkan pemetaan alokasi dana per kategori stok secara real-time, sehingga pemilik usaha tahu persis berapa modal yang tertanam di gudang dan kapan harus melakukan replenishment.
Tanpa pencatatan terstruktur, seringkali terjadi overstock barang slow-moving yang membekukan likuiditas. Aplikasi akuntansi khusus toko bangunan menyajikan dashboard perputaran stok, membantu mengidentifikasi material mana yang perlu segera didiskon atau dipromosikan agar modal kerja kembali berputar sehat dan menghasilkan margin optimal.
-
Kompleksitas Akuntansi Konversi Satuan (UoM)
Inilah tantangan paling khas: satu jenis barang bisa dibeli dalam satuan berat (ton), disimpan dalam satuan kemasan (sak), lalu dijual secara eceran (kg) atau borongan (kubik). Konversi Unit of Measure (UoM) yang tidak tertangani rapi akan menghasilkan selisih stok dan laporan keuangan yang menyesatkan. Program custom mengakomodasi multi-konversi otomatis.
Bayangkan pasir yang dibeli per truk harus dikonversi ke meter kubik untuk pencatatan gudang, lalu dijual per karung kecil. Sistem akuntansi custom menyimpan rasio konversi baku untuk setiap item, meminimalkan kesalahan input manual. Hasilnya, nilai persediaan di neraca benar-benar merefleksikan kuantitas fisik yang tersedia dalam berbagai bentuk satuan.
Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi toko bangunan bukan sekadar total pendapatan dikurangi beban. Diperlukan segmentasi yang tajam antara penjualan ritel dan proyek, serta alokasi biaya logistik yang proporsional agar margin laba bersih tidak semu. Aplikasi akuntansi custom menyajikan struktur laba rugi multi-layer yang memudahkan analisis profitabilitas sebenarnya.
Segmentasi Pendapatan Ritel vs Proyek
Toko bangunan modern melayani dua segmen berbeda: pembeli eceran dan kontraktor proyek. Karakteristik pengakuan pendapatan keduanya sangat berbeda sehingga wajib dipisahkan dalam pelaporan. Program akuntansi custom menyediakan fitur tagging transaksi yang otomatis mengklasifikasikan sumber pendapatan, memudahkan evaluasi kontribusi masing-masing segmen terhadap total omzet.
-
Pengakuan Penjualan dengan Termin Tempo Kontraktor
Penjualan proyek seringkali menggunakan sistem termin dengan tempo pembayaran 30, 60, atau bahkan 90 hari. Secara akuntansi, pendapatan sudah harus diakui saat serah terima barang, meskipun kas belum diterima. Aplikasi custom mencatat jurnal pendapatan dan piutang secara simultan, memastikan laporan laba rugi tidak understated dan piutang termonitor ketat.
-
Skema Diskon Volume dan Rebate Distributor
Diskon volume untuk pembelian besar dan rebate akhir tahun dari distributor merupakan elemen yang memengaruhi pendapatan riil. Tanpa pencatatan khusus, potongan ini tidak terefleksi dengan benar. Program akuntansi custom mencatat diskon sebagai pengurang penjualan kotor, sehingga laporan laba rugi menyajikan angka pendapatan neto yang sesungguhnya setelah semua insentif penjualan.
Komponen Harga Pokok Penjualan
Menghitung HPP toko bangunan tidak cukup hanya dengan biaya perolehan barang. Perlu memasukkan seluruh biaya yang melekat hingga material siap dijual. Aplikasi custom mengintegrasikan biaya angkut pembelian, biaya bongkar muat, hingga biaya penyimpanan ke dalam kalkulasi HPP per item, menghasilkan perhitungan margin kotor yang presisi untuk setiap kategori produk.
-
Alokasi Biaya Angkut Armada Pengiriman
Biaya pengiriman menggunakan armada sendiri atau sewa pihak ketiga merupakan beban signifikan yang sering luput dialokasikan dengan benar. Program akuntansi custom mendistribusikan biaya freight-out berdasarkan volume kirim atau jarak tempuh ke setiap transaksi penjualan. Dengan begitu, margin kontribusi per pelanggan dapat diukur secara akurat, termasuk beban logistik yang melekat.
-
Dampak Fluktuasi Harga Komoditas Besi dan Semen
Harga besi beton dan semen Portland sangat volatil mengikuti dinamika pasar global. Ketika harga naik tajam, metode penilaian persediaan seperti rata-rata tertimbang menjadi krusial. Aplikasi custom otomatis menghitung ulang nilai HPP setiap terjadi pembelian baru, melindungi laporan laba rugi dari distorsi akibat lonjakan harga yang tiba-tiba pada komoditas utama ini.
Pengakuan Kerugian Fisik Barang
Kerusakan dan penyusutan material adalah realitas operasional toko bangunan yang tidak bisa dihindari. Semen yang mengeras, keramik pecah saat bongkar muat, atau cat yang mengering harus dicatat sebagai kerugian. Program akuntansi custom menyediakan modul pencatatan spoilage yang langsung mengurangi nilai persediaan dan membebankan kerugian pada periode berjalan secara transparan.
Penyusutan Semen Membatu dan Keramik Pecah
Semen yang terpapar kelembaban akan membatu dan kehilangan nilai jual sepenuhnya. Demikian pula keramik yang retak atau pecah tidak dapat dijual dengan harga normal. Aplikasi custom memfasilitasi penyesuaian stok (stock adjustment) dengan kode akun kerugian khusus, sehingga laporan keuangan mencerminkan tingkat penyusutan riil dan memicu evaluasi prosedur penyimpanan gudang.
Laporan Posisi Keuangan
Neraca toko bangunan didominasi oleh dua pos besar: persediaan barang dan piutang usaha dari proyek. Kedua akun ini menyimpan risiko signifikan jika tidak dikelola dengan kebijakan akuntansi yang prudent. Program akuntansi custom menanamkan kontrol internal melalui penilaian persediaan berbasis perputaran dan pembentukan cadangan piutang yang memadai.
Penilaian Persediaan Berbasis Kecepatan Putar
Tidak semua stok bernilai sama. Material fast-moving seperti semen dan besi memiliki profil risiko berbeda dibanding stok slow-moving seperti genteng dekoratif. Aplikasi custom mengelompokkan persediaan berdasarkan kecepatan perputaran (turnover velocity), membantu manajemen menentukan kebijakan penurunan nilai dan strategi pembelian yang lebih adaptif terhadap permintaan pasar.
-
Manajemen Stok Fast-Moving vs Slow-Moving
Program akuntansi custom menyajikan laporan klasifikasi stok yang membedakan item fast-moving (perputaran tinggi) dan slow-moving (perputaran rendah). Informasi ini vital untuk pengambilan keputusan: fast-moving perlu dijaga ketersediaannya, sementara slow-moving perlu dievaluasi apakah akan didiskon, diretur ke supplier, atau bahkan dihapusbukukan agar tidak membebani neraca.
-
Cadangan Penurunan Nilai Barang Usang
Barang yang terlalu lama disimpan berisiko usang secara teknis maupun model. Cat dengan warna tertentu atau keramik motif lama mungkin tidak lagi diminati. Aplikasi custom memungkinkan pembentukan cadangan penurunan nilai secara sistematis berdasarkan umur stok, sehingga nilai aset di neraca tetap realistis dan tidak overvalue.
Manajemen Risiko Piutang Usaha
Piutang dari kontraktor proyek menyimpan risiko kredit yang perlu dikelola secara disiplin. Keterlambatan pembayaran dapat mengganggu siklus likuiditas. Program akuntansi custom menyediakan modul monitoring piutang yang terintegrasi, mulai dari pencatatan invoice termin hingga pelacakan jatuh tempo dan pengiriman pengingat otomatis kepada pelanggan.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Piutang Proyek
Prinsip kehati-hatian mewajibkan pembentukan CKPN untuk piutang yang berpotensi tak tertagih. Proyek konstruksi memiliki risiko gagal bayar yang tidak bisa diabaikan. Aplikasi custom menghitung estimasi CKPN secara otomatis berdasarkan umur piutang dan histori pembayaran pelanggan, menyajikan nilai piutang neto yang lebih realistis di laporan posisi keuangan.
Analisis Umur Piutang
Laporan aging schedule piutang adalah alat vital untuk menagih tepat waktu. Program akuntansi custom menghasilkan daftar umur piutang yang mengelompokkan tagihan berdasarkan rentang waktu: belum jatuh tempo, lewat 1-30 hari, 31-60 hari, hingga di atas 90 hari. Visualisasi ini memudahkan tim collection memprioritaskan penagihan dan mengidentifikasi akun bermasalah sejak dini.
💡 Solusi Program Custom: Sistem otomatis mengirimkan notifikasi pengingat pembayaran kepada kontraktor saat mendekati jatuh tempo. Aging schedule selalu up-to-date, membantu menjaga rasio piutang macet tetap rendah dan arus kas tetap sehat.
| Kategori Umur | Jumlah Tagihan | Persentase | Estimasi CKPN | Tindakan |
|---|---|---|---|---|
| Belum Jatuh Tempo | Rp 85.000.000 | 62% | 0,5% | Pantau rutin |
| 1 – 30 Hari | Rp 28.000.000 | 20% | 2% | Kirim pengingat |
| 31 – 60 Hari | Rp 15.000.000 | 11% | 10% | Telepon & negosiasi |
| 61 – 90 Hari | Rp 6.500.000 | 5% | 30% | Surat teguran |
| > 90 Hari | Rp 3.200.000 | 2% | 50%+ | Evaluasi hukum |
Laporan Arus Kas
Arus kas toko bangunan sangat dipengaruhi oleh kesenjangan waktu antara pembayaran ke supplier dan penerimaan dari pelanggan. Siklus kredit back-to-back yang tidak seimbang dapat menyebabkan krisis likuiditas meskipun secara akuntansi laba tercatat positif. Program custom menyajikan proyeksi arus kas berbasis data riil untuk antisipasi defisit.
Efek Siklus Kredit Back-to-Back (Supplier vs Pelanggan)
Idealnya, tempo pembayaran dari pelanggan lebih pendek dibanding tempo yang diberikan supplier. Namun realitanya, kontraktor sering meminta perpanjangan termin. Aplikasi akuntansi custom menganalisis gap siklus kredit ini secara detail, menampilkan metrik days payable outstanding dan days sales outstanding sebagai dasar negosiasi dengan kedua pihak agar likuiditas tetap terjaga.
Ketika siklus back-to-back tidak seimbang, program custom memberikan peringatan dini (early warning) melalui dashboard likuiditas. Manajemen dapat segera mengambil tindakan seperti mengatur ulang jadwal pembayaran supplier atau memperketat kebijakan kredit pelanggan sebelum terjadi defisit kas operasional harian.
Penyusutan Aset Tetap Armada dan Gudang
Truk pengiriman, forklift, dan bangunan gudang merupakan aset tetap bernilai besar yang mengalami penyusutan setiap periode. Beban penyusutan ini harus tercermin dalam laporan laba rugi dan akumulasinya di neraca. Program akuntansi custom menghitung penyusutan otomatis sesuai metode yang dipilih (garis lurus atau saldo menurun) dan memposting jurnal tepat waktu.
✅ Keunggulan Program Custom: Modul aset tetap terintegrasi mencatat harga perolehan, umur ekonomis, nilai residu, dan beban penyusutan bulanan. Laporan aset tetap selalu siap untuk keperluan pajak dan audit tanpa perlu rekonsiliasi manual.
Metrik Kinerja Finansial Toko Bangunan
Mengukur kesehatan finansial tidak cukup hanya dengan melihat laba bersih. Toko bangunan memerlukan metrik spesifik yang menggambarkan efisiensi pengelolaan piutang dan profitabilitas per lini produk. Program akuntansi custom menyajikan dashboard KPI keuangan yang langsung dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan strategis.
Rasio Perputaran Piutang
Rasio ini mengukur seberapa cepat piutang dikonversi menjadi kas. Semakin tinggi angkanya, semakin efisien manajemen kredit toko bangunan Anda. Program custom menghitung receivable turnover secara otomatis dengan rumus penjualan kredit bersih dibagi rata-rata piutang, kemudian menampilkan trennya dari bulan ke bulan dalam grafik yang mudah dipahami.
Informasi ini sangat berharga untuk mengevaluasi kebijakan kredit yang sedang berjalan. Jika rasio menurun, sistem akan memberikan alert agar manajemen meninjau ulang persyaratan termin kepada kontraktor atau meningkatkan intensitas penagihan terhadap akun-akun yang mulai menunggak.
Margin Kontribusi per Kategori Material
Tidak semua kategori material memberikan margin yang sama. Semen mungkin memiliki margin tipis tapi perputaran cepat, sementara cat memiliki margin lebih tinggi. Aplikasi custom menghitung margin kontribusi per kategori pendapatan dikurangi biaya variabel langsung sehingga pemilik usaha dapat menentukan produk unggulan yang layak diprioritaskan dalam strategi penjualan.
| Kategori Material | Pendapatan Bulanan | Biaya Variabel | Margin Kontribusi | Rasio Margin |
|---|---|---|---|---|
| Semen & Mortar | Rp 120.000.000 | Rp 98.000.000 | Rp 22.000.000 | 18,3% |
| Besi & Baja | Rp 95.000.000 | Rp 76.500.000 | Rp 18.500.000 | 19,5% |
| Keramik & Granit | Rp 65.000.000 | Rp 45.000.000 | Rp 20.000.000 | 30,8% |
| Cat & Pelapis | Rp 40.000.000 | Rp 26.000.000 | Rp 14.000.000 | 35,0% |
| Pipa & Fitting | Rp 30.000.000 | Rp 22.000.000 | Rp 8.000.000 | 26,7% |
Data di atas dihasilkan secara real-time oleh program akuntansi custom, memudahkan pemilik toko bangunan mengidentifikasi bahwa cat dan pelapis memiliki rasio margin tertinggi, sementara semen menjadi kontributor pendapatan terbesar secara absolut. Kombinasi keduanya menjadi strategi portofolio produk yang optimal dan berkelanjutan.
Program aplikasi akuntansi laporan keuangan toko bangunan custom bukan sekadar software pencatat, melainkan mitra strategis yang memahami kompleksitas bisnis material. Dari konversi satuan, pengakuan termin proyek, hingga analisis margin kontribusi semua terotomatisasi dalam satu sistem terpadu. Saatnya beralih ke solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan unik usaha Anda.
Cara Membuat Laporan Keuangan Toko Bangunan dengan Sistem Terotomasi
Mengelola toko bangunan berarti mengelola ribuan item dengan berbagai satuan ukur (sak, kg, meter, batang, buah). Kesalahan paling umum adalah hilangnya margin karena konversi unit yang tidak presisi dan biaya pengiriman yang tidak tercatat dengan baik. Sistem otomasi Flowdi Consulting baik via Spreadsheet maupun aplikasi web dirancang khusus untuk mengelola kompleksitas unit SKU ini, sehingga Anda mendapatkan laporan keuangan yang transparan mengenai margin keuntungan per transaksi.
Menyusun Database Inventaris & Satuan Unit
Data yang rapi adalah "nyawa" toko bangunan. Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan data dasar yang mampu menangani kompleksitas unit SKU agar sistem dapat menghitung biaya pokok penjualan (HPP) dengan akurat.
- Master Data SKU & Konversi Unit: Daftar lengkap barang dengan sistem konversi unit (misal: 1 sak semen = 50kg). Data ini vital agar sistem tidak keliru saat Anda menjual secara eceran.
- Daftar Supplier & Biaya Kirim: Rekapitulasi supplier dan estimasi biaya logistik. Memasukkan biaya kirim sebagai komponen biaya adalah kunci untuk mengetahui apakah margin keuntungan Anda masih "sehat" setelah dipotong ongkos kirim.
- Data Harga Jual Bertingkat: Jika Anda memiliki harga grosir dan eceran, masukkan data ini sebagai referensi sistem agar nilai pendapatan yang diakui selalu sesuai dengan harga transaksi.
Input Transaksi & Manajemen Pengiriman
Dalam bisnis toko bangunan, proses input harus mengakomodasi penjualan barang sekaligus pengaturannya di gudang. Baik di Spreadsheet maupun aplikasi web, sistem kami membantu Anda melakukan ini dengan efisien:
- Catat Penjualan & Konversi Otomatis: Input transaksi penjualan. Sistem akan otomatis melakukan konversi dari unit besar ke unit kecil (misal: menjual 5kg dari 1 sak semen). Stok akan berkurang presisi tanpa perlu kalkulasi manual.
- Input Biaya Logistik/Kirim: Catat biaya sewa truk atau kurir pengiriman. Sistem akan mengalokasikan biaya ini sebagai beban operasional atau pengurang margin, sehingga Anda tahu profit bersih per transaksi.
- Otomasi Mutasi Gudang: Setiap transaksi input akan langsung memperbarui saldo stok di sistem. Anda tidak perlu lagi melakukan rekapitulasi gudang secara manual karena sistem sudah melakukan sinkronisasi setiap kali ada barang keluar.
Hasilkan Laporan Otomatis
Begitu transaksi diinput, Anda bisa langsung melihat gambaran keuangan toko bangunan Anda yang komprehensif. Laporan ini memberikan jawaban instan atas efisiensi operasional toko Anda.
- Dashboard Margin per Produk: Saat membuka laporan, Anda bisa melihat produk mana (seperti semen, besi, atau cat) yang memberikan margin keuntungan paling besar setelah dikurangi biaya operasional dan logistik.
- Monitor Aset Persediaan: Sistem menyajikan nilai total aset barang yang ada di gudang. Ini membantu Anda memutuskan apakah kas harus diputar untuk restok barang atau disimpan sebagai cadangan likuiditas.
- Analisis Profitabilitas Toko: Dengan laporan yang tersaji otomatis, Anda dapat mengevaluasi kesehatan toko secara menyeluruh apakah pendapatan cukup menutup biaya sewa toko, listrik, dan biaya kirim barang.
Catatan Penting: Presisi Konversi Unit
Jebakan terbesar toko bangunan adalah "hilangnya" stok karena
satuan unit yang tidak konsisten. Jika Anda membeli semen per sak
namun menjualnya per kg, pastikan rasio konversi di sistem Anda
selalu valid. Selisih sedikit pada konversi unit akan
mengakibatkan selisih besar pada nilai aset (Neraca) dan margin
keuntungan (Laba Rugi). Selalu lakukan
Stock Opname periodik untuk memastikan apa yang ada di
gudang sesuai dengan data sistem.
Contoh Format Laporan Keuangan Toko Bangunan
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ASET | |
| Aset Lancar | |
| Kas dan Setara Kas | 200.000.000 |
| Piutang Usaha (Kontraktor/Proyek) | 150.000.000 |
| Persediaan Material (Semen, Besi, Keramik) | 600.000.000 |
| Total Aset Lancar | 950.000.000 |
| Aset Tidak Lancar | |
| Kendaraan Pengiriman (Truk) | 300.000.000 |
| Akumulasi Penyusutan Kendaraan | (60.000.000) |
| Bangunan Gudang | 500.000.000 |
| Total Aset Tidak Lancar | 740.000.000 |
| TOTAL ASET | 1.690.000.000 |
| LIABILITAS | |
| Liabilitas Jangka Pendek | |
| Utang Usaha (Distributor Utama) | 350.000.000 |
| Uang Muka Penjualan (Customer Deposit) | 75.000.000 |
| Total Liabilitas Jangka Pendek | 425.000.000 |
| Liabilitas Jangka Panjang | |
| Utang Bank (Modal Kerja) | 400.000.000 |
| Total Liabilitas Jangka Panjang | 400.000.000 |
| TOTAL LIABILITAS | 825.000.000 |
| EKUITAS | |
| Modal Pemilik | 700.000.000 |
| Saldo Laba | 165.000.000 |
| Total Ekuitas | 865.000.000 |
| TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS | 1.690.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| PENDAPATAN | |
| Penjualan Material Dasar (Semen, Besi, Pasir) | 1.500.000.000 |
| Penjualan Alat & Finishing (Cat, Pipa, Tools) | 800.000.000 |
| Total Pendapatan Bersih | 2.300.000.000 |
| HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) | |
| Persediaan Awal | 400.000.000 |
| Pembelian Material & Alat | 1.600.000.000 |
| Persediaan Akhir | (450.000.000) |
| Total HPP | (1.550.000.000) |
| LABA KOTOR (GROSS PROFIT) | 750.000.000 |
| BEBAN OPERASIONAL | |
| Logistik & Distribusi | |
| BBM, Tol, & Perawatan Truk | 120.000.000 |
| Gaji Supir & Kenek | 90.000.000 |
| Operasional Toko & Umum | |
| Gaji Staf Toko & Gudang | 180.000.000 |
| Sewa Tempat & Listrik | 60.000.000 |
| Penyusutan (Armada & Rak Gudang) | 40.000.000 |
| Total Beban Operasional | (490.000.000) |
| LABA SEBELUM PAJAK | 260.000.000 |
| Beban Pajak (PPh) | (39.000.000) |
| LABA BERSIH PERIODE BERJALAN | 221.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI | |
| Laba Bersih Periode Berjalan | 221.000.000 |
| Penyesuaian untuk Rekonsiliasi: | |
| Depresiasi (Armada & Rak Gudang) | 40.000.000 |
| Kenaikan Piutang Usaha (Tagihan Kontraktor) | (75.000.000) |
| Kenaikan Persediaan Material | (50.000.000) |
| Kenaikan Utang Usaha (Supplier) | 30.000.000 |
| Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi | 166.000.000 |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
| Pembelian Truk Pengiriman Baru | (150.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi | (150.000.000) |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN | |
| Pembayaran Pokok Pinjaman Bank | (30.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan | (30.000.000) |
| KENAIKAN NETO KAS | |
| Kenaikan Bersih Kas | (14.000.000) |
| Kas Awal Periode | 100.000.000 |
| KAS AKHIR PERIODE (31 Des 2025) | 86.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI | |
| Penerimaan Kas dari Pelanggan | 2.225.000.000 |
| Pembayaran Kas kepada Pemasok (Supplier) | (1.570.000.000) |
| Pembayaran Kas untuk Beban Gaji & Operasional | (450.000.000) |
| Pembayaran Kas untuk Pajak | (39.000.000) |
| Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi | 166.000.000 |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
| Pembelian Truk Pengiriman Baru | (150.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi | (150.000.000) |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN | |
| Pembayaran Pokok Pinjaman Bank | (30.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan | (30.000.000) |
| KENAIKAN NETO KAS | |
| Kenaikan Bersih Kas | (14.000.000) |
| Kas Awal Periode | 100.000.000 |
| KAS AKHIR PERIODE (31 Des 2025) | 86.000.000 |