Panduan komprehensif menyusun laporan keuangan bisnis rental yang presisi, dilengkapi solusi program akuntansi custom untuk efisiensi operasional dan kepatuhan PSAK.
Karakteristik Finansial Bisnis Berbasis Rental
Bisnis rental memiliki dinamika keuangan unik karena pendapatan dihasilkan dari pemanfaatan aset, bukan penjualan produk. Arus kas sangat bergantung pada tingkat utilisasi unit dan ketepatan penjadwalan sewa. Tanpa sistem akuntansi yang terstruktur, pemilik usaha sering kesulitan melacak profitabilitas per unit armada secara real-time.
Program akuntansi custom hadir sebagai solusi tepat untuk mencatat transaksi sewa harian, memonitor status unit, serta mengintegrasikan data operasional ke dalam laporan keuangan otomatis. Dengan pendekatan ini, risiko kesalahan pencatatan manual dapat diminimalkan secara signifikan.
Intensitas Kapital dan Manajemen Risiko Idle Asset
Model bisnis rental mensyaratkan investasi awal yang besar untuk pengadaan armada. Risiko idle asset unit tidak tersewa dalam periode tertentu menjadi tantangan utama yang berdampak langsung pada laba. Manajemen perlu memantau rasio idle per kategori aset secara berkala agar keputusan pengadaan unit baru lebih terukur.
Dengan software akuntansi custom, Anda dapat mengatur alert otomatis ketika tingkat idle melebihi ambang batas. Sistem juga mampu menghasilkan proyeksi pendapatan berdasarkan histori sewa, membantu manajemen menyesuaikan strategi harga dan promosi secara dinamis.
- Pantau utilisasi per unit identifikasi aset dengan performa rendah
- Prediksi permintaan musiman sesuaikan stok armada siap sewa
- Hitung biaya idle per hari termasuk depresiasi dan biaya penyimpanan
Implikasi Pajak dan Regulasi Kontrak Sewa (PSAK 73)
Penerapan PSAK 73 mengubah cara entitas rental mengakui kontrak sewa, terutama jika bertindak sebagai lessor. Klasifikasi sewa pembiayaan versus sewa operasi memengaruhi pengakuan pendapatan dan aset di neraca secara material.
Program akuntansi custom dapat dikonfigurasi untuk memisahkan secara otomatis perlakuan akuntansi sewa operasi dan sewa pembiayaan. Fitur ini memastikan laporan keuangan selalu mematuhi standar terkini tanpa perlu rekonsiliasi manual yang memakan waktu.
Tips Kepatuhan: Pastikan modul program akuntansi Anda mendukung pencatatan lease receivable dan pengakuan bunga efektif sesuai PSAK 73. Konsultasikan parameter kontrak dengan konsultan pajak untuk optimalisasi PPN sewa.
Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi bisnis rental mencerminkan kemampuan perusahaan menghasilkan profit dari aset yang dioperasikan. Kompleksitas muncul dari variasi pendapatan harian, mingguan, atau berbasis pemakaian dan beragamnya komponen biaya langsung yang menyertai setiap transaksi sewa.
Mengandalkan spreadsheet untuk menyusun laporan laba rugi multi-kategori sangat rawan inkonsistensi. Program akuntansi custom menawarkan dashboard terpadu yang mengkonsolidasikan seluruh aliran pendapatan dan beban ke dalam format laporan laba rugi siap analisis hanya dalam hitungan detik.
Struktur Pendapatan Sewa Kontekstual
Pendapatan sewa tidak selalu homogen; setiap kontrak dapat memiliki struktur tarif berbeda. Mulai dari sewa flat harian, tarif progresif berdasarkan jam, hingga paket bundling dengan layanan tambahan. Pencatatan yang akurat menjadi fondasi pengakuan pendapatan yang sah.
Program akuntansi custom memungkinkan definisi multi-tarif per kategori unit. Ketika pelanggan memilih paket tertentu, sistem langsung menghitung nilai kontrak dan menjadwalkan pengakuan pendapatan sesuai periode sewa yang berlaku.
-
Pendapatan Sewa Pokok
Pendapatan pokok berasal dari durasi sewa atau intensitas pemakaian unit. Untuk rental alat berat, basis pemakaian seperti jam operasi menjadi acuan utama penagihan. Akurasi data jam pakai sangat krusial untuk menghindari sengketa dengan pelanggan.
Integrasi program akuntansi dengan perangkat pencatat jam digital memungkinkan data pemakaian langsung tersinkronisasi ke modul penagihan. Hasilnya, invoice terbit otomatis sesuai data aktual tanpa input manual yang berpotensi keliru.
-
Pengakuan Denda Keterlambatan dan Kerusakan
Denda keterlambatan dan biaya perbaikan kerusakan merupakan pendapatan lain-lain yang perlu dicatat terpisah. Pengakuan yang tepat waktu memastikan piutang ini tidak menguap begitu saja, sekaligus memberikan efek jera kepada pelanggan yang kurang disiplin.
Dengan program akuntansi custom, petugas lapangan dapat langsung mencatat temuan kerusakan melalui aplikasi mobile. Sistem akan menghitung estimasi biaya perbaikan, membuat jurnal akrual, dan mengirim notifikasi penagihan ke pelanggan secara real-time.
Beban Pokok Pendapatan Jasa Rental
Beban pokok mencakup seluruh biaya yang melekat langsung pada aktivitas penyewaan. Mulai dari biaya pemeliharaan, asuransi, hingga biaya kebersihan unit pasca-sewa. Pengelompokan beban yang granular membantu manajemen mengidentifikasi komponen biaya yang paling menggerus margin.
Program akuntansi custom menyediakan fitur alokasi biaya otomatis per unit armada. Setiap kali teknisi melakukan servis, biaya suku cadang dan tenaga kerja langsung diatribusikan ke aset terkait sehingga perhitungan profitabilitas per unit menjadi sangat presisi.
-
Alokasi Biaya Pemeliharaan Preventif
Pemeliharaan preventif merupakan investasi jangka panjang untuk mempertahankan nilai aset dan mencegah kerusakan fatal di tengah masa sewa. Biaya ini idealnya dianggarkan per unit berdasarkan interval waktu atau jam operasi tertentu.
Sistem akuntansi custom mampu menjadwalkan pemeliharaan berkala dan mencatat riwayat servis setiap unit. Data ini bermanfaat ganda: memastikan unit selalu prima sekaligus menyediakan jejak audit yang rapi untuk keperluan valuasi aset.
-
Beban Asuransi Unit dan Proteksi Pihak Ketiga
Asuransi melindungi nilai aset dan memitigasi risiko klaim dari pihak ketiga apabila terjadi kecelakaan selama masa sewa. Premi asuransi biasanya dibayar di muka dan harus diamortisasi selama periode pertanggungan.
Fitur amortisasi otomatis dalam program akuntansi custom mencatat beban asuransi secara proporsional setiap bulan. Laporan laba rugi pun terbebas dari distorsi akibat pembayaran premi tahunan yang dicatat sekaligus.
Analisis Beban Penyusutan Berbasis Utilitas
Penyusutan aset rental tidak selalu ideal menggunakan metode garis lurus karena keausan sangat bergantung pada frekuensi pemakaian. Metode berbasis utilitas seperti unit produksi lebih mencerminkan kondisi riil aset dan lebih adil dalam membebankan depresiasi ke periode yang menikmati manfaat ekonomi tertinggi.
Program akuntansi custom mendukung perhitungan penyusutan multi-metode. Anda dapat menetapkan metode unit produksi untuk armada utama dan garis lurus untuk aset pendukung, semuanya dihitung otomatis saat penutupan periode tanpa intervensi manual.
| Metode Depresiasi | Cocok Untuk | Kelebihan |
|---|---|---|
| Garis Lurus | Aset pendukung, furnitur kantor | Sederhana, beban stabil per periode |
| Unit Produksi / Jam Pakai | Armada rental utama | Mencerminkan keausan aktual |
| Saldo Menurun Ganda | Aset teknologi tinggi | Beban lebih besar di awal masa pakai |
Laporan Posisi Keuangan
Neraca bisnis rental didominasi oleh akun aset tetap yang disewakan. Valuasi armada yang akurat menjadi kunci kredibilitas laporan keuangan di mata investor maupun kreditur. Kesalahan pencatatan nilai buku dapat berakibat pada keputusan pendanaan yang keliru.
Menggunakan program akuntansi custom, seluruh siklus hidup aset dari perolehan, penyusutan, hingga pelepasan tercatat dalam satu modul terintegrasi. Informasi nilai buku terkini per unit selalu tersedia, memudahkan penyusunan laporan posisi keuangan yang andal.
Akuntansi Aset Tetap yang Disewakan
Aset yang disewakan diklasifikasikan sebagai aset tetap operasional dan dicatat sebesar harga perolehan. Seluruh biaya yang dikeluarkan hingga unit siap disewakan seperti biaya pengiriman dan modifikasi dikapitalisasi ke dalam nilai aset.
Program akuntansi custom menyediakan modul pengadaan aset yang mencatat setiap biaya perolehan secara rinci. Ketika unit mulai beroperasi, sistem otomatis memulai perhitungan penyusutan berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan.
-
Metode Depresiasi Eksponensial vs Garis Lurus
Metode depresiasi eksponensial (saldo menurun) cocok untuk aset yang mengalami penurunan nilai signifikan di tahun-tahun awal, seperti kendaraan baru. Sebaliknya, garis lurus memberikan beban yang merata sepanjang masa manfaat aset.
Pemilihan metode sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik fisik armada dan kebijakan reinvestasi perusahaan. Program custom memungkinkan simulasi dampak kedua metode terhadap laba sebelum keputusan final ditetapkan.
-
Pengujian Penurunan Nilai Aset Akibat Keausan
Armada rental yang mengalami kecelakaan berat atau keausan ekstrem berpotensi mengalami penurunan nilai. PSAK mengharuskan entitas melakukan pengujian impairment jika terdapat indikasi nilai tercatat aset tidak dapat dipulihkan melalui arus kas masa depan.
With data utilisasi dan riwayat perbaikan yang terekam rapi dalam program akuntansi custom, tim keuangan dapat dengan cepat mengidentifikasi unit-unit yang perlu diuji impairment-nya sebelum menyusun laporan tahunan.
Pengelolaan Liabilitas Transaksi Rental
Sisi liabilitas dalam bisnis rental meliputi uang jaminan pelanggan dan pendapatan diterima di muka. Kedua pos ini memerlukan pemisahan tegas dari kas operasional karena bersifat titipan atau belum menjadi hak perusahaan sepenuhnya.
Program akuntansi custom menyediakan akun-akun terpisah untuk setiap jenis liabilitas. Sistem juga dapat mengunci dana jaminan agar tidak terbawa dalam perhitungan arus kas bebas, menjaga likuiditas tetap terkendali.
-
Akuntansi Uang Jaminan Pelanggan
Uang jaminan diterima di awal kontrak dan akan dikembalikan saat sewa berakhir, dikurangi potongan atas kerusakan jika ada. Pencatatan deposit sebagai liabilitas memastikan perusahaan tidak salah mengakuinya sebagai pendapatan.
Modul deposit dalam program custom mencatat setiap penerimaan dan pengembalian jaminan secara otomatis. Saat terjadi klaim kerusakan, sistem langsung mengonversi sebagian deposit menjadi pendapatan klaim sesuai persetujuan pelanggan.
-
Pendapatan Diterima di Muka Kontrak Jangka Panjang
Kontrak sewa jangka panjang yang dibayar di muka menciptakan kewajiban untuk menyediakan unit selama periode kontrak. Pendapatan ini harus diamortisasi secara bertahap seiring berjalannya waktu sewa, bukan diakui sekaligus di muka.
Program akuntansi custom menangani amortisasi pendapatan diterima di muka secara otomatis. Jurnal penyesuaian dibuat setiap akhir bulan hingga seluruh nilai kontrak terealisasi penuh sebagai pendapatan.
Laporan Arus Kas
Arus kas adalah nadi bisnis rental. Penerimaan kas harian dari sewa harus mampu menutupi biaya operasional, angsuran kredit armada, dan menyisihkan dana untuk peremajaan unit. Manajemen arus kas yang lemah dapat menghentikan operasi meskipun secara akuntansi perusahaan mencatat laba.
Dashboard arus kas real-time dalam program akuntansi custom memberikan visibilitas penuh atas posisi likuiditas. Manajemen dapat memproyeksikan defisit kas sebelum terjadi dan mengambil langkah antisipatif seperti penjadwalan ulang pembayaran ke pemasok.
Likuiditas Operasional untuk Kesiapan Unit
Kesiapan unit memerlukan ketersediaan dana cair untuk perbaikan mendadak, pembelian suku cadang kritis, dan biaya kebersihan. Dana operasional yang seret akan memperlambat proses turnaround unit, memperpanjang waktu idle, dan kehilangan potensi pendapatan.
Program akuntansi custom membantu menetapkan saldo kas minimum berdasarkan rata-rata biaya perbaikan historis. Ketika saldo mendekati batas, sistem mengirimkan notifikasi kepada manajer keuangan agar segera melakukan penyesuaian alokasi dana.
Pengeluaran Modal (CapEx) Peremajaan dan Divestasi Aset Lama
Peremajaan armada merupakan keputusan strategis yang memerlukan analisis matang. Aset yang sudah tidak efisien harus segera didivestasi sebelum biaya pemeliharaannya melebihi kontribusi pendapatan. Hasil penjualan aset lama dapat menjadi sumber pendanaan pembelian unit baru.
Dengan data umur aset dan biaya pemeliharaan kumulatif yang tersedia dalam program akuntansi custom, manajemen dapat menentukan timing optimal untuk divestasi. Simulasi arus kas proyeksi pun membantu mengevaluasi kelayakan pembelian armada baru.
💡 Solusi Program Akuntansi Custom: Modul CapEx management memungkinkan Anda menyusun anggaran peremajaan multi-tahun, melacak realisasi belanja modal, dan otomatis memperbarui nilai aset di neraca begitu unit baru mulai beroperasi.
Metrik Analisis Finansial Bisnis Rental Modern
Mengukur kinerja bisnis rental tidak cukup hanya dengan laba bersih. Diperlukan metrik spesifik industri yang mampu mengungkap efisiensi operasional dan produktivitas armada secara lebih mendalam dan actionable bagi manajemen.
Program akuntansi custom unggul dalam menyajikan metrik-metrik ini secara otomatis melalui dashboard analitik. Data mentah dari ribuan transaksi diolah menjadi indikator visual yang mudah dipahami, mempercepat pengambilan keputusan strategis oleh pemilik usaha.
Tingkat Utilitas Unit
Tingkat utilitas mengukur persentase waktu suatu unit dalam kondisi tersewa dibandingkan total waktu ketersediaannya. Metrik ini menjadi indikator utama efektivitas pemasaran dan penetapan harga sewa. Utilitas rendah menandakan adanya masalah pada permintaan atau harga.
Melalui integrasi data booking dan GPS tracker, program akuntansi custom menghitung utilization rate per unit, per kategori, maupun keseluruhan armada secara real-time. Laporan ini membantu manajer operasional mengidentifikasi unit yang perlu dipromosikan secara lebih agresif.
| Kategori Armada | Utilization Rate (Bulan Ini) | Status |
|---|---|---|
| Kendaraan SUV | 78% | Optimal |
| Alat Berat Excavator | 52% | Perlu Promosi |
| Motor Trail | 91% | Sangat Tinggi Pertimbangkan Penambahan Unit |
Pendapatan Rata-Rata per Unit Tersedia (REVPAU / RevPAR)
REVPAU (Revenue Per Available Unit) mengukur seberapa besar pendapatan yang dihasilkan dari setiap unit yang tersedia, termasuk unit yang tidak tersewa. Metrik ini menggabungkan efek harga sewa dan tingkat utilisasi dalam satu angka yang komprehensif.
Dengan program akuntansi custom, REVPAU dihitung otomatis setiap hari dan ditampilkan dalam grafik tren. Manajemen dapat melihat dampak perubahan harga atau promosi terhadap REVPAU secara langsung, memungkinkan optimasi strategi pendapatan secara berkelanjutan.
- REVPAU Harian pantau fluktuasi pendapatan per unit setiap hari
- Segmentasi REVPAU bandingkan performa antar kategori armada
- Target REVPAU tetapkan KPI berbasis data historis dan musiman
Mengadopsi program akuntansi custom bukan sekadar modernisasi pencatatan, melainkan investasi strategis untuk membangun fondasi keuangan bisnis rental yang tangguh, transparan, dan siap bertumbuh di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.
Cara Membuat Laporan Keuangan Usaha Jasa Rental dengan Sistem Terotomasi
Dalam bisnis jasa rental, aset Anda adalah "mesin uang" yang bekerja secara berulang. Tantangan utamanya bukan pada penjualan barang, melainkan pada pemeliharaan aset dan tingkat pemanfaatannya (utilisasi). Tanpa sistem yang terintegrasi, sulit untuk mengetahui apakah sebuah unit aset benar-benar menghasilkan keuntungan atau justru menjadi beban karena biaya perawatan yang tinggi. Sistem otomasi Flowdi Consulting baik via Spreadsheet maupun aplikasi web dirancang untuk melacak durasi sewa, biaya pemeliharaan, dan nilai penyusutan aset Anda secara otomatis, sehingga Anda mendapatkan laporan profitabilitas per unit aset yang presisi.
Menyiapkan Database Aset & Tarif
Kunci dari laporan keuangan rental yang akurat adalah dokumentasi siklus hidup aset. Sebelum mulai, pastikan data dasar berikut tertata dengan rapi agar sistem dapat mengalkulasi performa keuangan bisnis Anda:
- Master Data Aset: Daftar semua aset yang disewakan (kendaraan, alat berat, properti, dll.) lengkap dengan nilai perolehan awal dan masa manfaat (untuk hitungan depresiasi).
- Struktur Tarif Sewa: Klasifikasi tarif berdasarkan durasi (harian, mingguan, bulanan). Data ini krusial agar sistem dapat memproyeksikan pendapatan sesuai dengan kontrak sewa.
- Data Biaya Pemeliharaan (Maintenance): Siapkan catatan jadwal servis rutin dan estimasi biaya perbaikan. Memasukkan biaya ini ke sistem membantu Anda menghitung laba bersih setelah dikurangi biaya operasional aset.
Input Transaksi Sewa & Pengembalian
Sistem kami dirancang untuk memantau pergerakan aset Anda dari saat keluar hingga kembali. Baik di Spreadsheet maupun aplikasi web, Anda cukup menginput transaksi pada awal dan akhir periode sewa:
- Input Kontrak Sewa: Catat detail pelanggan, unit aset yang disewa, durasi, dan total nilai sewa. Sistem akan otomatis mencatat pendapatan sewa dan memisahkan "Uang Jaminan" (Deposit) sebagai kewajiban, bukan pendapatan.
- Input Biaya Perawatan/Perbaikan: Catat setiap pengeluaran untuk servis atau penggantian suku cadang aset. Sistem akan mengalokasikan biaya ini sebagai pengurang laba dari aset terkait.
- Otomasi Penjurnalan: Setelah transaksi selesai, sistem akan memetakan pendapatan sewa dan biaya perawatan ke dalam pos keuangan yang tepat secara instan, tanpa perlu rekapitulasi manual.
Hasilkan Laporan Otomatis
Begitu data diinput, laporan keuangan bisnis rental Anda langsung tersedia. Laporan ini memberikan jawaban instan atas efisiensi operasional setiap unit aset Anda.
- Dashboard ROI per Aset: Saat membuka laporan, Anda bisa melihat unit aset mana yang paling menghasilkan (Return on Investment tinggi) dan unit mana yang justru merugi karena biaya perawatan yang membengkak.
- Monitor Status Aset: Sistem menyajikan posisi aset yang sedang disewa vs aset yang menganggur (idle). Informasi ini sangat vital untuk memutuskan strategi pemasaran atau promosi agar tingkat utilisasi aset tetap tinggi.
- Analisis Depresiasi & Laba Bersih: Laporan otomatis menyajikan laba bersih setelah dikurangi biaya penyusutan. Ini memberikan gambaran riil apakah bisnis rental Anda sudah menguntungkan atau modal awal belum tertutup (Break Even Point).
Catatan Penting: Jebakan Uang Jaminan (Deposit)
Banyak pemilik usaha rental salah mencatat uang jaminan (deposit)
sebagai pendapatan. Padahal, uang jaminan adalah kewajiban yang
harus dikembalikan kepada pelanggan saat masa sewa berakhir
(selama aset tidak rusak). Pastikan sistem Anda membedakan antara
"Deposit" (Liability) dan "Harga Sewa" (Revenue). Kelalaian dalam
memisahkan ini akan membuat laporan laba rugi Anda terlihat lebih
besar dari kenyataannya dan mengganggu arus kas saat masa
pengembalian deposit tiba.
Contoh Format Laporan Keuangan Jasa Rental
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ASET | |
| Aset Lancar | |
| Kas dan Setara Kas | 100.000.000 |
| Piutang Usaha (Invoice Terbit) | 50.000.000 |
| Total Aset Lancar | 150.000.000 |
| Aset Tetap (Unit Rental) | |
| Unit Rental (Kendaraan/Alat) | 1.000.000.000 |
| Akumulasi Penyusutan Unit | (250.000.000) |
| Total Aset Tetap | 750.000.000 |
| TOTAL ASET | 900.000.000 |
| LIABILITAS | |
| Liabilitas Jangka Pendek | |
| Uang Jaminan Pelanggan (Security Deposit) | 50.000.000 |
| Utang Biaya Perawatan & Pajak | 20.000.000 |
| Total Liabilitas Jangka Pendek | 70.000.000 |
| Liabilitas Jangka Panjang | |
| Utang Bank (Kredit Unit) | 380.000.000 |
| Total Liabilitas Jangka Panjang | 380.000.000 |
| TOTAL LIABILITAS | 450.000.000 |
| EKUITAS | |
| Modal Pemilik | 300.000.000 |
| Saldo Laba | 150.000.000 |
| Total Ekuitas | 450.000.000 |
| TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS | 900.000.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| PENDAPATAN | |
| Pendapatan Sewa Unit | 400.000.000 |
| Pendapatan Jasa Tambahan & Denda | 20.000.000 |
| Total Pendapatan | 420.000.000 |
| HARGA POKOK PENJUALAN (HPP) | |
| Biaya Perawatan Langsung (Servis/Sparepart) | (50.000.000) |
| Biaya Bahan Bakar/Operasional Driver | (30.000.000) |
| Total HPP | (80.000.000) |
| LABA KOTOR (GROSS PROFIT) | 340.000.000 |
| BEBAN OPERASIONAL | |
| Gaji Staf Admin & Operasional | 70.000.000 |
| Beban Pemasaran & Iklan | 20.000.000 |
| Asuransi Aset & Liabilitas | 15.000.000 |
| Beban Depresiasi (Penyusutan Unit) | 50.000.000 |
| Sewa Tempat & Utilitas | 15.000.000 |
| Total Beban Operasional | (170.000.000) |
| LABA SEBELUM PAJAK (EBT) | 170.000.000 |
| Beban Pajak Penghasilan (PPh) | (42.500.000) |
| LABA BERSIH PERIODE BERJALAN | 127.500.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI | |
| Laba Bersih Periode Berjalan | 127.500.000 |
| Penyesuaian untuk Rekonsiliasi: | |
| Beban Depresiasi (Penyusutan Unit) | 50.000.000 |
| Kenaikan Piutang Usaha | (10.000.000) |
| Kenaikan Uang Jaminan (Security Deposit) | 5.000.000 |
| Kenaikan Utang Biaya (Servis/Pajak) | 10.000.000 |
| Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi | 182.500.000 |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
| Pembelian/Penambahan Unit Rental | (100.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi | (100.000.000) |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN | |
| Pembayaran Pokok Pinjaman Bank (Unit) | (20.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan | (20.000.000) |
| KENAIKAN NETO KAS | |
| Kenaikan Bersih Kas | 62.500.000 |
| Kas Awal Periode | 50.000.000 |
| KAS AKHIR PERIODE (31 Des 2025) | 112.500.000 |
| Deskripsi Akun / Pos Keuangan | 31 Desember 2025 |
|---|---|
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI | |
| Penerimaan Kas dari Pelanggan (Sewa & Denda) | 415.000.000 |
| Pembayaran Kas untuk Perawatan Unit & BBM | (80.000.000) |
| Pembayaran Kas untuk Gaji & Operasional | (112.500.000) |
| Pembayaran Kas untuk Pajak Penghasilan | (40.000.000) |
| Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi | 182.500.000 |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI | |
| Pembelian/Penambahan Unit Rental | (100.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi | (100.000.000) |
| ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN | |
| Pembayaran Pokok Pinjaman Bank (Unit) | (20.000.000) |
| Arus Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan | (20.000.000) |
| KENAIKAN NETO KAS | |
| Kenaikan Bersih Kas | 62.500.000 |
| Kas Awal Periode | 50.000.000 |
| KAS AKHIR PERIODE (31 Des 2025) | 112.500.000 |